TEKS EKSPLANASI
PELANGI
Pelangi adalah spektrum yang dihasilkan dari pembelokan sinar yang masuk melalui prisma. Dimana terdapat tujuh warna dasarnya yaitu merah, kuning, orange, hijau, biru, nila dan ungu. Pelangi yang muncul di langit disebabkan oleh cahaya yang dibiaskan dan terdistorsi oleh partikel-partikel uap air.
Terciptanya pelangi di cakrawala melalui empat siklus. Di antaranya yaitu pembiasan sinar matahari. Terciptanya pelangi disebabkan terjadinya pembiasan cahaya atau sinar matahari yang kemudian dibelokkan menuju arah lain dari satu medium menuju ke medium yang lain oleh tetesan air yang terdapat di atmosfer. Setelah itu tetesan air tersebut dilewati oleh sinar matahari. Pada saat itu, cahaya tersebut akan dibiaskan sehingga dapat menciptakan warna-warna indah yang terpisah secara sendiri-sendiri. Pembelokan cahaya. Masing-masing dari tiap warna pelangi akan dibelokkan dengan sudut yang berbeda, sehingga dari pembelokan cahaya itulah bisa menghasilkan warna-warni yang memukau pada pelangi. Bagaimana terciptanya warna pelangi? Warna ungu adalah warna yang pertama kali dibelokkan, sementara warna merah merupakan yang terakhir dibelokkan. Setelah itu disusul dengan aneka warna pelangi yang lain. Seperti pada warna kuning, jingga, hijau, serta juga nila. Dari fenomena tersebut kita dapat mengamati warna pelangi yang lengkap disebabkan adanya geometri optik pada saat proses penguraian warna.
Disaat hujan ringan bersamaan dengan munculnya sinar matahari kita dapat melihat fenomena pelangi. Namun haruslah dari arah yang berlawan dengan kita. Keberadaan kita harus ada di antara tetesan air serta matahari yang mana posisi matahari berada di belakang kita. Pusat busur pelangi serta mata kita harus berada pada satu garis lurus.
Komentar
Posting Komentar